Lewati ke konten utama
Rinda Logo
Penemuan Pembeli

Staf Penjualan Ekspor Juga Bingung 'Harus Posting Apa?' — Ternyata Saya Tidak Sendirian

Sepertinya jarang sekali ada staf penjualan ekspor yang mahir melakukan personal branding. Mengapa hal ini aneh? Padahal mereka membujuk buyer setiap hari, namun saat harus membuat konten, mereka bingung harus mengunggah apa. Banyak staf perusahaan eksportir yang berkeluh kesah: "Kalau posting foto produk, terlihat seperti iklan, tapi kalau konten keseharian, kesannya terlalu..."

GRINDA AI
4 Mei 2026
Terakhir diperbarui
1 menit baca
Bagikan

Membujuk buyer setiap hari, namun saat ditanya "Harus posting apa ya?", banyak staf penjualan ekspor yang bingung. Ini ternyata keresahan umum.

Saya sendiri pernah mengunggah draf cold email yang dikirim ke buyer ke Threads, lalu mendapatkan DM langsung dari calon buyer potensial. Itulah alasan mengapa saya membahas topik ini.

Memang begitulah realitanya — karena hasil di dunia B2B sangat lambat, sulit menentukan "waktu yang tepat" untuk memposting. Kita tidak tahu apa yang harus dicatat ketika proses dari kirim cold email hingga menerima PO membutuhkan waktu hingga 3 bulan.

Berdasarkan cerita yang saya dengar dari praktisi ekspor (yang sering kali kami temui saat membantu riset buyer di Rinda), justru membagikan proses jauh lebih efektif daripada pamer hasil. Proses saat merevisi draf email atau hambatan saat riset pasar — hal itulah yang justru lebih relevan, memicu simpati, dan lebih sering muncul di pencarian.

Jika Anda punya pengalaman serupa, mari berdiskusi di kanal Rinda 👉

#PenjualanEkspor #StafEkspor #MencariBuyer #TipsColdEmail

personal branding penjualan eksporSNS penjualan eksporkonten eksportirmedia sosial B2BThreads untuk penjualan eksporpersonal branding praktisi dagangstrategi konten eksporSNS pemasaran ekspordokumentasi proses penjualan B2BLinkedIn penjualan ekspor