Rinda Logo
Panduan Ekspor Berdasarkan Industri

Bagaimana cara mengekspor makanan?

Panduan strategi ekspor K-Food yang semakin dikenal di seluruh dunia seiring tren K-Drama dan K-Pop

common.keySummary

Pasar makanan global bernilai sekitar 8 triliun dolar (per 2023) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 6,1% per tahun. Nilai ekspor makanan Korea mencapai rekor tertinggi sekitar 12 miliar dolar pada 2023, dengan mie instan, rumput laut, saus, minuman, dan kimchi sebagai produk ekspor utama. Penyebaran global K-Drama dan K-Pop telah memicu lonjakan minat konsumen terhadap K-Food, khususnya di kalangan generasi MZ yang keingintahuan dan permintaannya terhadap budaya makanan Korea terus meningkat. Termasuk dalam HS Code golongan 02 (daging), 03 (produk laut), 04 (susu), 16–21 (makanan olahan), dan pengurangan tarif dimungkinkan melalui jaringan FTA.

Gambaran Pasar

Pasar makanan global bernilai sekitar 8 triliun dolar (per 2023) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 6,1% per tahun. Nilai ekspor makanan Korea mencapai rekor tertinggi sekitar 12 miliar dolar pada 2023, dengan mie instan, rumput laut, saus, minuman, dan kimchi sebagai produk ekspor utama. Penyebaran global K-Drama dan K-Pop telah memicu lonjakan minat konsumen terhadap K-Food, khususnya di kalangan generasi MZ yang keingintahuan dan permintaannya terhadap budaya makanan Korea terus meningkat. Termasuk dalam HS Code golongan 02 (daging), 03 (produk laut), 04 (susu), 16–21 (makanan olahan), dan pengurangan tarif dimungkinkan melalui jaringan FTA.

Pasar Ekspor Utama

Amerika Serikat adalah negara tujuan ekspor makanan Korea terbesar dengan nilai sekitar 1,8 miliar dolar (2023), dan pasar telah berkembang dari komunitas Korea ke konsumen arus utama. Kasus masuk ke saluran distribusi utama seperti Trader Joe's, Whole Foods, dan Costco semakin meningkat, dengan mie instan dan rumput laut sebagai produk unggulan. China memiliki permintaan tinggi untuk kimchi, minuman, dan camilan, namun perolehan izin sanitasi (sertifikat sanitasi) adalah wajib dengan standar karantina yang ketat. Jepang adalah pasar ekspor makanan Korea yang sudah lama berkembang, dengan makanan beku, saus, dan camilan yang populer; disarankan memahami prosedur impor melalui JETRO. Asia Tenggara (Vietnam, Thailand, Filipina) menunjukkan peningkatan kesadaran K-Food yang cepat, dan sertifikasi halal wajib untuk Malaysia dan Indonesia yang memiliki populasi Muslim tinggi. EU memiliki standar keamanan pangan yang ketat namun permintaan makanan Korea yang sesuai dengan tren makanan sehat dan vegan terus meningkat.

Sertifikasi dan Regulasi Wajib

Sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah persyaratan dasar yang berlaku untuk hampir semua ekspor makanan, dan dipersyaratkan oleh sebagian besar pasar utama termasuk Amerika Serikat, EU, dan Jepang. Kepercayaan ekspor meningkat signifikan saat memperoleh sertifikasi dari Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea. Ekspor ke Amerika Serikat mewajibkan kepatuhan terhadap FSVP (Foreign Supplier Verification Program) berdasarkan FDA FSMA (Food Safety Modernization Act), yang dikelola oleh importir di Amerika Serikat. FSMA yang diperkuat sejak 2011 mencakup pengendalian preventif, pendaftaran fasilitas, dan regulasi pelabelan. Sertifikasi halal wajib untuk ekspor ke kawasan Islam (Malaysia, Indonesia, Timur Tengah, Afrika Utara), dan sertifikasi dapat diperoleh dari Korea Muslim Federation (KMF) atau lembaga internasional yang diakui. Untuk sertifikasi organik, masing-masing diperlukan USDA Organic (AS), sertifikasi organik EU, dan sertifikasi organik JAS Jepang, yang menguntungkan untuk masuk ke saluran premium. Ekspor ke China memerlukan pendaftaran GACC (Administrasi Umum Kepabeanan) dan sertifikat sanitasi keamanan pangan, sementara Jepang mensyaratkan kepatuhan terhadap standar residu pestisida berdasarkan Undang-Undang Sanitasi Pangan.

Prosedur Ekspor dan Bea Cukai

Ekspor makanan diklasifikasikan dalam HS Code yang lebih rinci berdasarkan jenis produk. Mie instan termasuk golongan 1902, kimchi/saus golongan 2103–2106, rumput laut (rumput laut berbumbu) golongan 1212, minuman golongan 2202, dan produk laut beku golongan 03. Sebelum ekspor, sertifikat sanitasi atau sertifikat karantina dari Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) perlu diterbitkan; tergantung jenis produk, inspeksi terpisah dari National Fishery Quality Management Service atau National Agricultural Products Quality Management Service mungkin diperlukan. Pra-pemberitahuan wajib melalui sistem FDA Prior Notice sebelum impor ke Amerika Serikat; pemeriksaan FDA (pemeriksaan dokumen atau pemeriksaan fisik) dapat dilakukan sebelum bea cukai. Pengurangan tarif yang signifikan dapat diperoleh dengan memanfaatkan Certificate of Origin FTA Korea-AS dan FTA Korea-EU; untuk ekspor ke AS, makanan olahan dapat dikurangi dari tarif 0–15% melalui manfaat FTA. Produk yang diekspor ke China harus diproduksi di fasilitas terdaftar GACC, dan clearance melalui label berbahasa Mandarin dan CIQ (China Inspection and Quarantine) adalah wajib.

Strategi Pencarian Pembeli

Pameran makanan global seperti SIAL Paris, Anuga (Cologne), dan HOFEX (Hong Kong) adalah saluran utama untuk pencarian pembeli ekspor. Konsultasi ekspor luar negeri dan K-Food Fair yang diselenggarakan oleh Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) menyediakan kesempatan kontak pembeli yang hemat biaya dengan dukungan pemerintah. Pencarian pembeli online melalui buyKOREA dan platform dukungan ekspor aT juga efektif, dan strategi memanfaatkan jaringan distribusi makanan Korea lokal sebagai batu loncatan juga berlaku. Menggunakan agen atau broker impor lokal dapat menurunkan hambatan masuk ke pasar awal; khususnya di pasar Amerika Serikat dan EU dengan lingkungan regulasi yang ketat, peran mitra lokal sangat penting. Pemasaran konten K-Food melalui media sosial (TikTok, Instagram, YouTube) efektif dalam membentuk permintaan konsumen dan dapat menarik minat pembeli lokal.

Strategi Penetapan Harga dan Syarat Pembayaran

Untuk produk makanan, harga FOB umumnya ditetapkan pada 20–30% dari harga konsumen lokal relatif terhadap biaya produksi. Untuk transaksi awal, syarat T/T 100% di muka atau 50% di muka + 50% setelah B/L adalah aman, dan setelah hubungan kepercayaan terbentuk, dapat beralih ke D/P atau D/A 30–60 hari. Pengecer besar (Costco, Walmart, dll.) sering memerlukan syarat pembayaran NET 30–60 hari setelah pengiriman; untuk manajemen risiko, lebih baik memulai dari importir kecil-menengah atau distributor spesialis. MOQ (minimum order quantity) untuk produk kering seperti mie instan dan rumput laut adalah sekitar 1–5 FCL (1–5 kontainer), dan untuk produk beku/dingin, penetapan harga yang mempertimbangkan biaya logistik manajemen suhu sangat penting. Disarankan menggunakan pembayaran dasar dalam USD atau EUR dan mempertimbangkan kontrak forward exchange untuk melindungi dari risiko fluktuasi nilai tukar.

Pemasaran dan Branding

Inti dari positioning merek K-Food adalah menekankan keterkaitan dengan K-Culture (drama, K-Pop, webtoon). Untuk konsumen luar negeri, makanan Korea harus dipresentasikan bukan sekadar bahan makanan, melainkan sebagai pengalaman budaya, sehingga storytelling produk sangat penting. Terus posting deskripsi produk berbahasa Inggris dan konten resep di media sosial, serta aktif memanfaatkan tren food challenge dan mukbang di TikTok dan YouTube. Kolaborasi dengan influencer lokal efektif untuk membangun kepercayaan merek, terutama food blogger dan influencer memasak adalah saluran yang efektif. Siapkan materi pemasaran berbahasa Inggris/bahasa lokal yang menekankan nilai inti K-Food yaitu kesehatan, alami, fermentasi, dan tradisi; strategi branding premium yang berfokus pada kualitas dan cerita, daripada promosi diskon, sangat direkomendasikan. Pasokan ke convenience store global (7-Eleven) dan PB (Private Brand) supermarket besar juga dapat berkontribusi pada perluasan kesadaran merek.

Logistik dan Kemasan

Makanan kering suhu ruangan (mie instan, rumput laut, camilan) dapat dikirim dengan pengiriman laut biasa, memakan waktu sekitar 20–25 hari ke Amerika Serikat dan sekitar 30–35 hari ke EU. Produk makanan dingin (kimchi, lauk pauk, produk susu) wajib dikelola dengan rantai dingin menggunakan kontainer pendingin (0–4°C), dengan biaya pengiriman 2–3 kali lipat pengiriman laut biasa. Produk laut beku dan makanan olahan beku menggunakan kontainer beku di bawah -18°C, dan rencana logistik yang terkoordinasi dengan gudang beku lokal perlu disiapkan. Kemasan harus mencantumkan daftar bahan, informasi alergen, tabel nilai gizi, tanggal kedaluwarsa, dan negara asal sesuai regulasi pelabelan negara tujuan ekspor; Amerika Serikat mewajibkan panel Nutrition Facts berbahasa Inggris, dan EU mewajibkan pelabelan dalam bahasa lokal. Kemasan ramah lingkungan (bahan yang dapat didaur ulang, tinta berbasis nabati) menjadi poin pemasaran yang menarik bagi pasar EU dan segmen konsumen ramah lingkungan. Strategi pemanfaatan gudang logistik lokal (pusat fulfillment) di luar negeri untuk mempersingkat waktu pengiriman dan mendistribusikan risiko inventaris juga semakin meningkat.

Pameran Dagang dan Jaringan Utama

Anuga (Cologne, Jerman, Oktober, dua tahunan) adalah pameran makanan terbesar di dunia dengan sekitar 190.000 pengunjung, dan merupakan tempat yang sangat baik untuk bertemu distributor makanan global dan importir secara intensif. SIAL Paris (Prancis, Oktober, dua tahunan) juga merupakan pameran utama untuk memasuki pasar Eropa, dengan paviliun Korea K-Food yang terus diperluas setiap tahunnya. HOFEX (Hong Kong, Mei) adalah pameran makanan dan hospitaliti terbesar di Asia, sementara Seoul Food & Hotel (Korea, Mei) menyelenggarakan konsultasi ekspor dengan undangan pembeli luar negeri. K-Food Fair yang diselenggarakan oleh aT digelar di Amerika Serikat, China, Asia Tenggara, dan daerah lokal lainnya sebagai saluran berguna untuk bertemu langsung dengan pembeli. Biaya partisipasi pameran dapat didukung hingga 70% melalui program dukungan ekspor aT dan voucher ekspor, dan efisiensi konsultasi dapat ditingkatkan melalui jadwal pertemuan pra-pameran (Pre-scheduled Meeting).

Tipe Pembeli

Importir/Distributor Spesialis Makanan

Mitra distribusi impor yang memasok ke supermarket, pasar Asia, dan toko spesialis makanan lokal. Importir spesialis makanan Korea menangani bea cukai, pelabelan lokal, dan manajemen inventaris, dan lebih memilih kontrak eksklusif.

Jaringan Ritel Besar

Jaringan distribusi besar seperti Costco, Walmart, Kroger (AS), Carrefour (Eropa), dan AEON (Jepang). Memerlukan kemampuan pasokan massal, sertifikasi HACCP, dan respons sistem EDI; ada juga peluang pengembangan produk PB.

Platform E-commerce Online

Saluran e-commerce global seperti Amazon, Rakuten, Lazada, dan Shopee. Pendaftaran langsung atau penjualan konsinyasi melalui penjual lokal dimungkinkan, dan efektif untuk pengujian pasar awal.

Layanan Makanan/HoReCa

Restoran Korea lokal, restoran Asia, hotel, dan perusahaan katering yang menggunakan bahan makanan Korea. Ditandai dengan pembelian berulang yang stabil dan transaksi besar, terutama pasokan bumbu, saus, dan bahan makanan.

Toko Makanan Kesehatan/Organik

Saluran spesialis makanan kesehatan seperti Whole Foods dan iHerb. Permintaan tinggi untuk produk fungsional seperti organik, vegan, dan bebas gluten; cocok untuk pasokan produk di segmen harga premium.

Jaringan Convenience Store

7-Eleven, FamilyMart (Asia), dan jaringan convenience store lokal. Seiring penyebaran global K-Food, pojok K-Food di convenience store terus berkembang, dengan permintaan tinggi untuk kemasan ukuran kecil dan makanan siap saji.

Sertifikasi Wajib

fda-registrationhaccp-certificationhalal-certification

Pameran Utama

Nama PameranLokasiPeriode
AnugaCologne, JermanOktober (dua tahunan)
SIAL ParisParis, PrancisOktober (dua tahunan)
HOFEXHong KongMei
Seoul Food & HotelGoyang, Gyeonggi, KoreaMei
K-Food FairAmerika Serikat/China/Asia Tenggara (diselenggarakan secara lokal)Sepanjang tahun (diselenggarakan oleh aT)

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) adalah persyaratan yang pada dasarnya wajib untuk ekspor makanan. Di pasar ekspor utama seperti Amerika Serikat, EU, Jepang, dan China, importir menjadikan kepemilikan sertifikasi HACCP sebagai kriteria verifikasi pertama. Sertifikasi HACCP dari Ministry of Food and Drug Safety (MFDS) Korea diakui secara internasional dan dapat membuktikan tingkat manajemen sanitasi secara objektif saat diperoleh. Proses audit sertifikasi memakan waktu sekitar 3–6 bulan, dan persiapan dapat dilakukan secara efisien dengan menerima dukungan konsultasi dari aT atau Korea Food Safety Management Certification Institute (HACCP Certification Institute). Untuk usaha kecil, sebagian besar biaya perolehan sertifikasi dapat dihemat dengan memanfaatkan program konsultasi HACCP yang didukung pemerintah.

Temukan pembeli Makanan (K-Food) di Rinda

AI menganalisis karakteristik industri Makanan (K-Food) untuk merekomendasikan pembeli internasional terbaik. Dapat digunakan dengan voucher ekspor.

Dapatkan Rekomendasi Pembeli Sekarang (Gratis)