Bagaimana cara mengekspor makanan?
Strategi ekspor makanan yang berkembang seiring dengan popularitas K-Food dan panduan sertifikasi kebersihan
Gambaran Pasar
Pasar makanan global memiliki ukuran sekitar 8 triliun dolar. Makanan Korea menunjukkan kekuatan dalam ramen, kimchi, nori, saus, dan minuman, dengan ekspor yang meningkat pesat seiring dengan penyebaran K-culture.
Pasar ekspor utama
Amerika Serikat (regulasi FDA FSMA), Jepang (standar JAS), Tiongkok (standar GB), UE (regulasi EC), dan Asia Tenggara (halal wajib) adalah pasar utama. Anda harus memastikan untuk memeriksa regulasi keamanan pangan dan persyaratan pelabelan di setiap negara.
Sertifikasi Wajib
Diperlukan HACCP (Pengelolaan Fokus pada Bahaya), pendaftaran fasilitas FDA dan FSVP (Amerika Serikat), sertifikasi Halal/Kosher (persyaratan agama), serta ISO 22000 (Sistem Manajemen Keamanan Pangan).
Tipe Pembeli
Ada jaringan hypermarket/supermarket, importir/distributor makanan, perusahaan distribusi bahan makanan, toko makanan online, serta jaringan restoran/hotel.
Pameran Utama
Anuga (Jerman, Oktober), SIAL Paris (Prancis, Oktober), Gulfood (UAE, Februari), Food & Hotel Asia (Singapura, April), Foodex Japan (Jepang, Maret) adalah yang paling representatif.
Tipe Pembeli
Supermarket/Hypermarket
Rantai ritel seperti Walmart, Costco, Carrefour
importir makanan
Importir makanan Asia, pedagang makanan umum
Toko Makanan Online
Amazon Fresh, platform makanan online lokal
Sertifikasi Wajib
Pameran Utama
| Nama Pameran | Lokasi | Periode |
|---|---|---|
| Anuga | Köln, Jerman | Oktober (genap tahun) |
| SIAL Paris | Paris, Prancis | Oktober (genap tahun) |
| Gulfood | UAE Dubai | Februari |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q. Apakah sertifikasi HACCP wajib untuk ekspor makanan?
A. Secara hukum tidak wajib, tetapi sebagian besar pembeli dari negara maju meminta sertifikasi HACCP sebagai syarat transaksi. Di Amerika Serikat, FSMA diperlukan, sementara di Uni Eropa, kepatuhan terhadap prinsip HACCP diperlukan.
Q. Apakah mungkin mengekspor ke negara-negara Islam tanpa sertifikasi halal?
A. Beberapa item mungkin memungkinkan, tetapi Indonesia, Malaysia, dan negara lainnya umumnya memerlukan sertifikasi halal untuk sebagian besar makanan. Kami mendorong Anda untuk mendapatkan sertifikasi halal.
Temukan pembeli Makanan di Rinda
AI menganalisis karakteristik industri Makanan untuk merekomendasikan pembeli internasional terbaik. Dapat digunakan dengan voucher ekspor.
Dapatkan Rekomendasi Pembeli Sekarang (Gratis)