Rinda Logo
Panduan Ekspor Berdasarkan Industri

Bagaimana cara mengekspor kosmetik?

Strategi ekspor kosmetik yang permintaannya terus meningkat di seluruh dunia seiring tren K-Beauty

common.keySummary

Pasar kosmetik global bernilai sekitar 571 miliar dolar (per 2023) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 5,2% per tahun. Nilai ekspor kosmetik Korea mencapai rekor tertinggi sekitar 8,5 miliar dolar pada 2023, dengan Amerika Serikat, China, dan Jepang sebagai tiga negara tujuan ekspor utama. Skincare, masker wajah, dan produk sun care merupakan kategori inti K-Beauty, sementara tren vegan/clean beauty semakin meluas di seluruh dunia. Termasuk dalam HS Code 33 dan dapat memanfaatkan pembebasan bea masuk melalui FTA Korea-AS.

Gambaran Pasar

Pasar kosmetik global bernilai sekitar 571 miliar dolar (per 2023) dengan tingkat pertumbuhan rata-rata 5,2% per tahun. Nilai ekspor kosmetik Korea mencapai rekor tertinggi sekitar 8,5 miliar dolar pada 2023, dengan Amerika Serikat, China, dan Jepang sebagai tiga negara tujuan ekspor utama. Skincare, masker wajah, dan produk sun care merupakan kategori inti K-Beauty, sementara tren vegan/clean beauty semakin meluas di seluruh dunia. Termasuk dalam HS Code 33 dan dapat memanfaatkan pembebasan bea masuk melalui FTA Korea-AS.

Pasar Ekspor Utama

Amerika Serikat mewajibkan pendaftaran FDA dan kepatuhan terhadap MoCRA (Modernization of Cosmetics Regulation Act), dan tercatat sebagai negara tujuan ekspor kosmetik Korea terbesar dengan nilai sekitar 1,8 miliar dolar pada 2023. China memerlukan persetujuan sanitasi NMPA (notifikasi/pendaftaran) dengan proses yang memakan waktu 6 bulan hingga 1 tahun, sehingga persiapan awal sangat penting. Jepang dapat dimasuki melalui sistem notifikasi PMDA dengan standar kualitas yang tinggi, namun tingkat penerimaan konsumen terhadap K-Beauty sangat positif. Pasar Asia Tenggara memerlukan sertifikasi halal, sementara EU mewajibkan pendaftaran CPNP dan penyerahan Cosmetic Product Safety Report (CPSR).

Sertifikasi dan Regulasi Wajib

Ekspor ke Amerika Serikat mewajibkan pendaftaran fasilitas FDA dan penyerahan daftar produk; MoCRA yang berlaku sejak 2023 menambahkan kewajiban pelaporan efek samping dan kepatuhan GMP. Pendaftaran EU CPNP memerlukan penyusunan CPSR oleh Safety Assessor dengan biaya sekitar 500.000–2.000.000 won per produk. Izin sanitasi NMPA China dibagi menjadi kosmetik umum (notifikasi) dan kosmetik khusus (pendaftaran), dan kini dimungkinkan penyerahan data uji alternatif untuk pengecualian uji hewan. Sertifikasi halal wajib untuk ekspor ke kawasan Islam, dan pendaftaran BPOM Indonesia serta NPRA Malaysia juga diperlukan secara terpisah. Dengan memanfaatkan voucher ekspor, biaya perolehan sertifikasi dapat didukung hingga 70%.

Prosedur Ekspor dan Bea Cukai

Ekspor kosmetik diklasifikasikan berdasarkan HS Code 3304 (makeup/skincare), 3305 (perawatan rambut), 3307 (parfum/deodoran), dan lainnya. Dengan memanfaatkan FTA Korea-AS, penerapan bebas bea masuk dapat dilakukan melalui penerbitan Certificate of Origin (C/O); FTA Korea-EU juga dapat dimanfaatkan dengan cara yang sama. Sebelum ekspor, Certificate of Free Sale harus diterbitkan oleh Korea Cosmetic Industry Research Institute (KCII), dan inspeksi ekspor dapat digantikan dengan inspeksi kualitas mandiri. Untuk ekspor ke China, nomor izin sanitasi NMPA harus diperoleh sebelum customs clearance, dan pendaftaran atas nama importir lokal diperlukan.

Strategi Pencarian Pembeli

Mengikuti pameran kecantikan global seperti Cosmoprof Bologna dan Cosmoprof Asia adalah cara paling efektif untuk menemukan pembeli. Berpartisipasi dalam konsultasi ekspor melalui kantor KOTRA dan memanfaatkan platform buyKOREA juga efektif saat memasuki pasar awal. LinkedIn dan Instagram efektif untuk menjangkau pembeli kecantikan global, dan Instagram khususnya merupakan saluran pemasaran utama untuk merek K-Beauty di luar negeri. Penjualan langsung melalui e-commerce global seperti Amazon dan iHerb juga menunjukkan tren peningkatan; strategi umum adalah mengamankan mitra awal lalu berkembang melalui kemitraan distributor lokal.

Strategi Penetapan Harga dan Syarat Pembayaran

Berdasarkan harga FOB, kisaran 25–35% dari harga konsumen lokal adalah umum, dengan premi yang dapat diterapkan sesuai dengan kesadaran merek. Untuk transaksi awal, syarat T/T (pembayaran di muka atau 30% di muka + 70% setelah B/L) adalah yang paling umum; setelah rekam jejak transaksi terbentuk, dapat beralih ke syarat D/A 60–90 hari. Untuk pasokan ke pengecer besar, syarat pembayaran NET 30–60 hari dapat diterapkan; MOQ (minimum order quantity) umumnya 5.000–10.000 unit untuk OEM dan 1.000–3.000 unit untuk produk bermerek.

Pemasaran dan Branding

Positioning sebagai merek K-Beauty adalah inti, dengan bahan-bahan inovatif dan desain kemasan sebagai faktor penarik minat pembeli luar negeri. Siapkan materi branding dalam bahasa Inggris/bahasa lokal beserta deskripsi bahan, dan produksi konten visual berkualitas tinggi untuk media sosial. Pemasaran melalui KOL/influencer lokal sangat efektif dalam membangun kesadaran merek awal, dan strategi sampling yang paralel juga direkomendasikan. Poin pemasaran terkait ESG seperti vegan, clean beauty, dan kemasan berkelanjutan juga semakin penting.

Logistik dan Kemasan

Kosmetik memiliki volume kecil relatif terhadap beratnya sehingga pengiriman udara juga ekonomis; untuk pesanan mendesak gunakan pengiriman udara (3–5 hari), dan untuk pesanan biasa gunakan pengiriman laut (15–20 hari ke AS, 25–30 hari ke EU). Kemasan harus mencantumkan daftar bahan, masa berlaku, dan negara asal sesuai regulasi pelabelan negara tujuan ekspor; EU mewajibkan pencantuman PAO (Period After Opening). Produk dalam wadah kaca perlu kemasan pelindung dari benturan, dan produk aerosol tunduk pada peraturan pengangkutan bahan berbahaya (IATA DGR). Produk yang memerlukan rantai dingin (kosmetik bio, dll.) memerlukan logistik manajemen suhu terpisah.

Pameran Dagang dan Jaringan Utama

Cosmoprof Bologna (Italia, Maret) adalah pameran kecantikan terbesar di Eropa dengan lebih dari 250.000 pengunjung per tahun, dan paviliun Korea K-Beauty terus diperluas setiap tahunnya. Cosmoprof Asia (Hong Kong, November) adalah pameran kecantikan terbesar di Asia, sementara in-cosmetics Global (Eropa, April) adalah pameran B2B yang berfokus pada bahan baku. Di dalam negeri, konsultasi ekspor KOTRA dan acara yang diselenggarakan oleh KCII sangat berguna, dan konsultasi video online juga aktif dilaksanakan. Biaya partisipasi pameran dapat didukung melalui voucher ekspor, dan mengamankan jadwal pertemuan dengan pembeli 3 bulan sebelum pameran adalah pendekatan yang efektif.

Tipe Pembeli

Distributor/Agen Distribusi

Mitra distribusi yang memasok ke toko obat, department store, dan jaringan H&B store lokal. Seringkali meminta hak distribusi eksklusif dan bertanggung jawab atas dukungan pemasaran serta manajemen inventaris lokal.

Pelanggan OEM/ODM

Perusahaan luar negeri yang memesan produksi kosmetik dengan merek mereka sendiri. MOQ besar yaitu 5.000–50.000 unit, dan memerlukan layanan penuh mulai dari pengembangan formulasi hingga pengemasan.

Pengecer Online

Platform e-commerce global seperti Amazon, iHerb, dan Sephora Online. Penjualan langsung melalui layanan FBA atau kemitraan dengan penjual lokal dimungkinkan.

Jaringan Ritel Besar

Jaringan distribusi besar seperti Walmart, Target, dan Ulta Beauty. Memerlukan standar kualitas tinggi dan kemampuan pasokan massal; barcode (UPC/EAN) dan respons sistem EDI adalah persyaratan wajib.

Agen Spesialis Kecantikan

Agen yang mengkhususkan diri pada wilayah atau saluran tertentu, membantu memasuki pasar dengan memanfaatkan pengetahuan dan jaringan pasar lokal. Komisi berkisar 10–20% dari penjualan.

Sertifikasi Wajib

fda-registrationfda-cosmetics-mocrachina-cfdahalal-certification

Pameran Utama

Nama PameranLokasiPeriode
Cosmoprof BolognaBologna, ItaliaMaret
Cosmoprof AsiaHong KongNovember
in-cosmetics GlobalEropa (bervariasi setiap tahun)April
Beautyworld Middle EastDubai, UAEOktober

Pertanyaan yang Sering Diajukan

A. Berbeda-beda tergantung negara tujuan ekspor. Amerika Serikat mewajibkan pendaftaran fasilitas FDA, kepatuhan GMP berdasarkan MoCRA yang berlaku sejak 2023, sistem pelaporan efek samping, dan penyerahan daftar produk. EU mensyaratkan pendaftaran CPNP (portal notifikasi kosmetik) dan penyerahan CPSR, dengan biaya safety assessor sekitar 500.000–2.000.000 won per produk. China memerlukan izin sanitasi NMPA; kosmetik umum (notifikasi) memakan waktu sekitar 3–6 bulan, sedangkan kosmetik khusus (pendaftaran) lebih dari 1 tahun. Sangat dianjurkan memanfaatkan voucher ekspor karena dapat memperoleh dukungan hingga 70% biaya sertifikasi.

Temukan pembeli Kosmetik (K-Beauty) di Rinda

AI menganalisis karakteristik industri Kosmetik (K-Beauty) untuk merekomendasikan pembeli internasional terbaik. Dapat digunakan dengan voucher ekspor.

Dapatkan Rekomendasi Pembeli Sekarang (Gratis)