Pembeli Luar Negeri Kini Tidak Lagi Mencari di Google — Alasan Sebenarnya Lalu Lintas Situs Perusahaan Anda Menurun
Saya mulai merasakan ada perubahan dalam cara pembeli mencari perusahaan setelah seorang klien berkata dalam rapat, "Sejujurnya, saya melihat profil Anda di LinkedIn lebih dulu." Bukan dari situs web. Dalam data platform internal Rinda, titik kontak pertama inbound kini jauh melampaui situs web dan beralih ke LinkedIn.
Saat seorang pembeli berkata dalam rapat, "Sejujurnya, saya melihat profil Anda di LinkedIn lebih dulu," saya harus mengakui bahwa saya cukup terkejut. Bukan dari situs web.
🔍 Sejak saat itu, saya mulai melakukan penelusuran — berdasarkan data titik kontak pertama pembeli yang kami pantau (hal yang kami temukan saat melakukan tes dengan Rinda), kami menyadari bahwa mulai semester kedua tahun lalu, jumlah rujukan dari LinkedIn atau platform B2B jauh lebih banyak daripada kunjungan langsung ke situs web.
💡 Penurunan lalu lintas situs web mungkin bukan karena masalah SEO. Saat pembeli merasa penasaran dengan sebuah perusahaan, mereka lebih memilih memeriksa LinkedIn daripada Google. Jika profil perusahaan di sana tidak memiliki konten yang relevan, mereka akan langsung mengabaikannya. Ini adalah pengamatan saya, dan rekan-rekan yang berkecimpung di bidang penjualan luar negeri juga merasakan hal yang sama.
📊 Oleh karena itu, kami mulai menyusun ulang bagian profil perusahaan di LinkedIn menggunakan bahasa yang dipahami pembeli, dan mulai mengunggah konten setidaknya 1-2 kali sebulan. Sejak saat itu, kualitas pertanyaan inbound mulai berubah. Saat kami bertanya, "Dari mana Anda mengetahui kami?", sebagian besar menjawab dari LinkedIn.
Berikut adalah apa yang kami unggah di LinkedIn selama sebulan terakhir.



