Lewati ke konten utama
Rinda Logo

Apa itu Counter Offer?

Counter Offer adalah proposal balik yang menyajikan modifikasi sebagian atau seluruh syarat seperti harga, kuantitas, waktu pengiriman, syarat pembayaran, dan spesifikasi, alih-alih menerima proposal awal pihak lawan apa adanya. Sebagai alat penyesuaian dalam proses negosiasi untuk memaksimalkan kepentingan bersama, digunakan untuk menemukan titik kompromi atau mengamankan inisiatif negosiasi.

Definisi Counter Offer

Counter Offer adalah proposal balik yang menyajikan modifikasi sebagian atau seluruh syarat seperti harga, kuantitas, waktu pengiriman, syarat pembayaran, dan spesifikasi, alih-alih menerima proposal awal pihak lawan apa adanya. Sebagai alat penyesuaian dalam proses negosiasi untuk memaksimalkan kepentingan bersama, digunakan untuk menemukan titik kompromi atau mengamankan inisiatif negosiasi. Dasar dan logika yang jelas harus disajikan agar kepercayaan tidak hilang.

Persiapan dan Penyusunan Dasar

Amankan legitimasi counter offer dengan data dasar seperti harga pasar, penawaran kompetitor, fluktuasi bahan baku/nilai tukar, situasi persediaan, dan data permintaan yang diharapkan. Perjelas BATNA (alternatif negosiasi) untuk menetapkan batas negosiasi, dan siapkan syarat pertukaran (misalnya menurunkan harga sebagai ganti menaikkan MOQ) per skenario untuk meningkatkan daya respons. Mengamankan jalur persetujuan internal terlebih dahulu untuk mempercepat kecepatan respons juga penting.

Strategi per Syarat

Saat ingin menurunkan harga, syarat alternatif seperti perubahan syarat pembayaran (pembayaran di muka, L/C), perubahan Incoterms, pengurangan pengemasan, penurunan spesifikasi, pelonggaran lead time, atau kontrak pasokan jangka panjang dapat diusulkan. Untuk mempercepat pengiriman, usulkan bersama pembagian biaya tambahan, pengamanan slot produksi, konversi ke pengangkutan udara, atau pengurangan item. Untuk syarat pembayaran, tingkatkan daya persuasi dengan menggabungkan opsi yang menurunkan risiko seperti cek jaminan, pembayaran sebagian di muka, atau escrow.

Cara Komunikasi

Jelaskan berdasarkan data dan tujuan bisnis daripada bahasa emosional, dan jaga nada yang menghormati proposal pihak lawan. Rangkum alasan permintaan perubahan, efek yang diharapkan, dan poin kepentingan bersama secara jelas dan sampaikan secara tertulis untuk mengurangi kesalahpahaman. Sajikan bersama timeline yang mungkin dan langkah selanjutnya (jadwal re-negosiasi, penyediaan sampel, apakah persetujuan manajemen diperlukan) untuk mengelola alur negosiasi.

Pencatatan Negosiasi dan Tata Kelola

Dokumentasikan perubahan utama, poin yang disepakati/tidak disepakati, penanggung jawab, dan tenggat waktu untuk mencegah sengketa di kemudian hari. Gunakan penawaran atau tabel syarat yang dikelola versinya, dan formalisasi melalui email atau perjanjian tambahan kontrak. Dalam negosiasi multi-pihak (distributor-produsen-retailer), sesuaikan prioritas per pemangku kepentingan dan perkuat komunikasi internal.

Manajemen Pelaksanaan Pasca Kesepakatan

Syarat yang disepakati melalui counter offer harus direfleksikan secara konsisten dalam PO, kontrak, dan PI, serta segera diperbarui di sistem ERP/CRM. Jika diskon atau perjanjian khusus bersifat sementara, cantumkan masa berlaku dan cakupan penerapan (SKU tertentu, kuantitas tertentu). Konkretkan jadwal tindak lanjut (verifikasi sampel, pengujian kualitas, rencana pengiriman) untuk mencegah keterlambatan pelaksanaan.

Tangani “Counter Offer” lebih cepat, dalam bahasa apa pun

Rinda AI membantu Anda menjawab pertanyaan dan penawaran dalam bahasa pembeli dan merapikan setiap percakapan — agar Counter Offer tidak macet karena perbedaan zona waktu.

Tersedia paket gratis
Tanpa kartu kredit
Siap dalam 3 menit
Kembali ke daftar glosarium