Bagaimana cara mendapatkan sertifikasi halal untuk ekspor ke negara-negara Islam?
Key Summary
Halal berarti 'yang diizinkan' dalam bahasa Arab. Sertifikasi Halal membuktikan bahwa produk diproduksi sesuai dengan hukum Islam (Syariah). Jumlah populasi Muslim di seluruh dunia sekitar 1,8 miliar orang. Ukuran pasar Halal diperkirakan mencapai sekitar $2,5 triliun (2024) dan tumbuh 6-7% setiap ...
Apa itu sertifikasi halal?
Halal berarti 'yang diizinkan' dalam bahasa Arab. Sertifikasi Halal membuktikan bahwa produk diproduksi sesuai dengan hukum Islam (Syariah).
Jumlah populasi Muslim di seluruh dunia sekitar 1,8 miliar orang. Ukuran pasar Halal diperkirakan mencapai sekitar $2,5 triliun (2024) dan tumbuh 6-7% setiap tahun. Untuk memasuki pasar Indonesia, Malaysia, dan Timur Tengah, sertifikasi Halal adalah suatu keharusan.
Setiap negara memiliki kebutuhan yang berbeda.
Sertifikasi halal diakui oleh lembaga yang berbeda di setiap negara. Sangat penting untuk memilih lembaga sertifikasi yang diakui di negara tujuan.
Persyaratan Sertifikasi Halal secara Detail
Untuk mendapatkan sertifikasi halal, Anda harus memenuhi tiga persyaratan: bahan baku, fasilitas produksi, dan kebersihan.
Lembaga sertifikasi domestik dan biaya
Ada lembaga yang dapat memberikan sertifikasi halal di Korea. Pastikan untuk memeriksa terlebih dahulu apakah diakui oleh negara tujuan.
Proses Sertifikasi Halal 6 Langkah
Sertifikasi halal dilakukan dalam 6 tahap, mulai dari persiapan awal hingga pengelolaan pasca-sertifikasi.
Kesalahan yang Sering Terjadi dan Informasi Dukungan
Banyak perusahaan melakukan kesalahan yang sama dalam proses sertifikasi halal. Jika Anda mengetahuinya sebelumnya, Anda dapat menghemat waktu dan biaya.
Jangan khawatir tentang ekspor sendirian
AI secara otomatis merekomendasikan pembeli yang cocok untuk perusahaan Anda dari DB pembeli di 150 negara. Tersedia melalui voucher ekspor.
Dapatkan Rekomendasi Pembeli (Gratis)