Lewati ke konten utama
Rinda Logo

Kisah Pakar AI yang Menyebut Pembuat ChatGPT Salah

Hari ini saya berhenti sejenak saat membaca berita AI. Yann LeCun — Ketua Ilmuwan AI Meta sekaligus Bapak Deep Learning — kembali melontarkan kritik pedas kepada OpenAI. Ia berkata, "LLM bukanlah kecerdasan yang sebenarnya. Itu hanya meniru pola, bukan memahami dunia." Yang menarik adalah,

GRINDA AI
17 Mei 2026
1 menit baca
Bagikan

Hari ini saya berhenti sejenak saat membaca berita.

Yann LeCun (Ketua Ilmuwan AI di Meta) kembali melontarkan kritik pedas kepada OpenAI. Ia berkata, "LLM bukanlah kecerdasan yang sebenarnya. Itu hanya meniru pola, bukan memahami dunia."

Bukan berarti ia anti-AI, melainkan ia ingin menegaskan bahwa "arah saat ini salah, sehingga lebih berbahaya."

Menariknya, hal ini sangat relevan dengan praktik ekspor kita sehari-hari.

Kami pun pernah mencoba mencari daftar pembeli (buyer) menggunakan AI, dan pernah mengalami situasi konyol di mana perusahaan yang industrinya sama sekali tidak cocok muncul di urutan teratas. Polanya mungkin cocok, tapi konteksnya salah. Bukankah ini persis seperti yang dikatakan LeCun?

Itulah mengapa sekarang kami melakukan uji coba dengan alat seperti Rinda, sambil terus memastikan: "Apakah alat ini benar-benar mengerti konteks, atau hanya sekadar mencocokkan kata kunci?" Meskipun belum sampai pada kesimpulan akhir, rasanya masih terlalu dini untuk memercayakan semuanya sepenuhnya kepada AI.

Kapan momen paling menjengkelkan yang pernah Anda alami saat menggunakan AI untuk mencari buyer?

#Ekspor #Perdagangan #PenjualanInternasional #PencarianBuyer #AlatAI #B2BAI #PenjualanEkspor

Kritik LLM Yann LeCunPemanfaatan AI untuk Penjualan EksporKeterbatasan B2B AIKeterbatasan ChatGPTAI untuk Penjualan EksporPemodelan Pola LLMModel Dunia AIAI Pencarian BuyerOtomasi Penjualan GlobalCara Kerja AI Praktis